Loker : HRGA Staff đź“Ť Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

đź“© Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

XPeng Mulai Produksi Mobil Listrik Lokal di Purwakarta, Erajaya Active Resmikan Pabrik Perakitan dengan Kapasitas 800 Unit/Bulan

Hallo Pabrikers, Produsen kendaraan listrik asal China, XPeng, resmi memulai produksi mobil listrik di Indonesia. Ini menjadi tonggak pertama bagi XPeng dalam memproduksi kendaraan di luar China.

Jul 02 2025, 15:15

Purwakarta,-


Hallo Pabrikers, Produsen kendaraan listrik asal China, XPeng, resmi memulai produksi mobil listrik di Indonesia. Ini menjadi tonggak pertama bagi XPeng dalam memproduksi kendaraan di luar China.

Di Indonesia, XPeng beroperasi melalui Erajaya Active Lifestyle (ERAL), anak usaha Erajaya yang bertindak sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM).

ERAL telah merakit model XPeng X9 secara lokal menggunakan metode completely knocked down (CKD) di pabrik baru PT Handal Indonesia Motor (HIM) yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat. Pabrik ini mulai beroperasi sejak Juli 2025, meliputi seluruh proses produksi dan pengujian kualitas kendaraan.

Vice President of Operation XPeng Indonesia, Dody Setiawan, menjelaskan bahwa kapasitas produksi pabrik perakitan ini mampu mencapai 800 unit mobil listrik per bulan, atau sekitar 9.600 unit per tahun.

“Nanti kalau sesuai dengan targetnya, rencananya secara Handal sendiri itu bisa, line-nya itu bisa mencapai 800 unit sebulan. Sampai 800 unit sebulan, di line-nya tersebut,” ujar Dody di Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (1/7/2025).

Meski demikian, Dody belum bisa memastikan kapan pabrik dapat mencapai kapasitas maksimal karena produksi masih menyesuaikan permintaan pasar.

“Kalau permintaannya tinggi dan produk XPeng-nya disambut dengan baik oleh masyarakat ya kita bisa menyesuaikan sesuai dengan permintaan masyarakatnya itu,” tambahnya.

Tantangan utama dalam produksi lokal ini adalah menjaga kualitas agar setara dengan mobil yang dirakit langsung di China. Oleh karena itu, XPeng membawa mesin dan robot khusus ke Indonesia, termasuk robot pembentuk kap mesin untuk memastikan standar kualitas terjaga.

“Contohnya tadi, misalnya robot. Jadi yang spesifik ke brand-nya XPeng, mereka menyediakan. Dan kalau yang bisa common tool, common mesin itu menggunakan fasilitas Handal,” jelas Dody.

Untuk saat ini, produksi XPeng X9 difokuskan memenuhi permintaan domestik, meskipun peluang ekspor tetap terbuka di masa mendatang.

“Sebenarnya (kemungkinan ekspor) ini sangat terbuka. Tetapi bukan sesuatu yang sudah ditetapkan dari awal. Kenapa demikian, karena masing-masing negara tentunya memiliki requirement tertentu,” kata Dody.

CEO Erajaya Active Lifestyle, Djohan Sutanto, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan sinergi antara dunia usaha dan pemerintah melalui kebijakan yang mendukung sektor kendaraan listrik.

“Kehadiran fasilitas produksi ini bukan sekadar tentang bisnis semata, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang untuk membangun ekosistem mobilitas berkelanjutan di Indonesia sekaligus meningkatkan daya saing industri otomotif nasional,” ujar Djohan.

XPeng juga mengembangkan teknologi sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut (ADAS) dan sistem operasi kendaraan secara internal, termasuk pengembangan powertrain dan arsitektur elektrik/elektronik (EEA).

Pabrik ini diharapkan dapat menjadi katalis pengembangan industri kendaraan listrik nasional melalui penciptaan lapangan kerja berkualitas, peningkatan kompetensi SDM lokal, dan penguatan rantai pasok komponen dalam negeri.


Source: kontan.co.id

Berita Terkait

No Posts Found