Resmi! Pabrik Bahan Baku Susu Pertama Berdiri di Kawasan EJIP
Pabrik bahan baku susu formula dan susu pertumbuhan pertama di kawasan East Jakarta Industrial Park (EJIP) diresmikan Selasa (21/3) oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto.
Cikarang,-
Hallo Pabrikers, Pabrik bahan baku susu formula dan susu pertumbuhan pertama di kawasan East Jakarta Industrial Park (EJIP) Cikarang diresmikan Selasa (21/3) oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto. Fasilitas yang dibangun oleh PT Tempo Scan Pacific ini diharapkan dapat menekan impor bahan baku perusahaan hingga hampir Rp1 triliun per tahun. Co-Founder dan Chairman Tempo Scan Group Handojo Slamet Muljadi menuturkan, pabrik ini mampu memproduksi hingga 15.000 ton per tahun.
“Kapastias (produksi)nya adalah sekita 15.000 ton per tahun, dan akan menggantikan impor bahan baku dari Australia dan New Zealand senilai hampir 1 triliun per tahun” tuturnya di pabrik PT Kian Manunggal di Cikarang.
Handjono menjelaskan tujuan pembangunan pabrik ini adalah untuk mendorong kemandirian industri dan pertumbuhan produksi dalam negeri (TKDN) sesuai amanat yang diberikan pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2022 dan Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 16 Tahun 2011.
“Kami berbesar hati bisa turut berperan dalam mendorong peningkatan penggunaan produksi dalam negeri melalui investasi untuk mendorong domestic manufacture. TKDN dari produk yang dihasilkan mencapai 65%” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur PT Tempo Scan Pacific Tbk (Tempo Scan) I Made Dharma Wijaya mengatakan, pabrik ini merupakan yang ketiga dari PT Kian Manunggal dan yang ke-16 dari Tempo Scan. Kapasitas produksi pabrik ini disebut-sebut sebesar 2 ton per jam karena teknologinya memungkinkan proses dari awal sampai akhir secara dilakukan secara otomatis. Fasilitas produksi ini juga dirancang untuk beroperasi terus menerus selama 24 jam.Â
“Hal ini agar pemakaian energi lebih efesien, serta proses produksi lebih optimal” ujarnya.
Menko Perekonomian Airlangga Hartanto saat pembukaan mengapresiasi pembangunan pabrik baru milik Tempo Scan itu. Ia menilai keberadaan pabrik ini tidak hanya membantu meningkatkan gizi masyarakat dan mengurangi penurunan stunting, tetapi juga memajukan industri dalam negeri.
“Pabrik ini subtitusi impor dan mampu menghemat devisa hingga Rp 1 Triliun. Sebetulnya kapasitas produksinya masih cukup besar dan pabrik ini diharapkan bisa mendorong dari hulu hingga ke hilir. Hulunya bisa berkaitan dengan peternak” ujarnya. (*)
Source:Â detik