Plt Menteri Pertanian Lepas Ekspor Produk Olahan PT Malindo Food Delight
Hallo Pabrikers, Pelaksana tugas Menteri Pertanian Arief Prasetyo Adi menghadiri kegiatan “Pelepasan Ekspor Produk Olahan PT Malindo Food Delight ke Singapura” pada Jumat (20/10/23).
Cikarang,-
Hallo Pabrikers, Pelaksana tugas Menteri Pertanian Arief Prasetyo Adi menghadiri kegiatan “Pelepasan Ekspor Produk Olahan PT Malindo Food Delight ke Singapura” pada Jumat (20/10/23).
Selain Menteri Pertanian hadir pula jajaran direksi dari PT Malindo, salah satunya Rewin Hanrahan, Brin dan para tamu undangan.
Rombongan Menteri Pertanian tiba di lokasi pukul 10 30. Plt Mentan langsung diajak ke stand olahan makanan yang akan di ekspor. Setelah itu Plt Mentan diarahkan langsung ke box kontainer untuk mengecek produk yang akan di ekspor.

Acara peresmian ini dimulai dengan melakukan pemotongan pita yang dilakukan oleh Direksi PT Malindo, Perwakilan BRIN, serta Plt Mentan.
Setelah meresmikan acara, dilakukannya penekanan tombol sebagai tanda pelepasan keberangkatan 3 kontainer yang mengekspor barang ke Singapura.
Pengiriman produk unggas olahan dari Indonesia ke Singapura diotorisasi oleh pelaksana tugas menteri pertahanan. Barang-barang tersebut dijual dengan merek SunnyGold dan Ciki Wiki (dalam bentuk karage dan nugget) oleh PT Malindo Food Delight.
Seusai melepas 3 kontainer atau sekitar 18 ton produk olahan dengan nilai USD 90 ribu, Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Pertanian Arief menyatakan bahwa salah satu cara untuk membantu para pelaku usaha berhasil menembus pasar global adalah dengan mendorong mereka untuk aktif mencari peluang pasar global, dan ia pun yakin bahwa Indonesia bisa menjadi produsen pangan dunia.
“Hari ini kami dorong tiga kontainer dari Malindofood ke Singapura, ke depan juga akan ke Jepang, dalam waktu dekat juga harusnya buka pasar-pasar lain. UAE (United Arab Emirates) juga akan kami dorong agar masuk, sebenarnya Indonesia bisa menjadi produsen pangan dunia,” ungkap Plt Mentan Arief saat pelepasan ekspor berlokasi di pabrik PT Malindo Food Delight, Cikarang, Jawa Barat.

Selain Jepang, Singapura menjadi salah satu negara yang dikenal ketat akan keamanan pangannya.
Plt Menteri Pertanian Arief mengklaim bahwa keberhasilan menembus pasar Singapura merupakan bukti kualitas produk peternakan Indonesia merupakan produk unggulan.
Arief berniat untuk meningkatkan produksi dalam negeri dalam rangka memaksimalkan upaya untuk memangkas impor dengan menciptakan potensi ekspor untuk produk pertanian dan peternakan lainnya.
“Kalau produk kita sudah masuk Singapura, sudah masuk Jepang, (negara) yang lain itu mudah sekali sehingga hari ini kami terus dorong, ekosistem pangan Indonesia, begini cara mengelola pertanian Indonesia, kita kurangi secara berkala importasi, dorong produksi dalam negeri” tegasnya. (RP)