RS Mitra Medika Narom Fokus Pasien Kecelakaan Kerja
Setelah berhenti beroperasi selama beberapa bulan terakhir, RS Mitra Medika Narom resmi beroperasi kembali. Hal ini disampaikan Bisnis Development RS MMN Guntur Desar disela-sela ramah tamah dengan para HRD Manager Kawasan Industri Cikarang di hotel Prime Biz (16/10).

Setelah berhenti beroperasi selama beberapa bulan terakhir, RS Mitra Medika Narom resmi beroperasi kembali. Hal ini disampaikan Bisnis Development RS MMN Guntur Desar disela-sela ramah tamah dengan para HRD Manager Kawasan Industri Cikarang di hotel Prime Biz (16/10).
Acara ramah tersebut memang ditujukan untuk memperkenalkan RS MMN pasca lama tidak beroperasi. Hadir dalam jamuan makan malam tersebut, sekitar 50 perwakilan perusahaan. Dikatakan oleh Guntur, karena sekarang memang situasinya pandemi dan RS MMN mendapat informasi bahwa belum banyak perusahaan besar yang menerima kunjungan pihak luar.
“Alhamdulillah kita undang perusahaan untuk makan malam tetapi tetap dengan protokol kesehatan. Kesehatan kita haruslah tetap terjaga dan semoga informasi dari kami bisa sampai kepada perusahaan disekitar Kawasan industri,” kata Guntur.
Rumah Sakit yang berlokasi di Cikedokan, Cikarang Barat ini akan lebih fokus pada terapi medis kecelakaan kerja di perusahaan di Kawasan industri . Guntut berharap ketika Rumah Sakit Mitra Medika narom ini hadir perusahaan nggak perlu repot-repot lagi cari rumah sakit. Disinggung mengenai fasilitas rumah sakit , Guntur menandaskan bahwa fasilitas cukup bagus, seperti fasilitas rawat inap , rawat jalan termasuk dengan adanya dokter spesialis. Kedepannya layanan laboratorium terus dikembangkan dan menariknya , mobil Ambulans akan disediakan gratis untuk penjemputan ke perusahaan di Kawasan industri.
RS MMN Juga menegaskan kesiapanya untuk mendukung program testing Covid-19 dengan Rapid tes. Guntur mengatakan permintaan untuk rapid tes masih cukup tinggi. "Kebetulan kan kita juga sudah ada beberapa perusahaan yang memang sudah kerja sama dengan kita termasuk beberapa kali lakukan rapid test di perusahaan-perusahaan langsung. Nah, untuk tarif rapid tes sesuai dengan standar pemerintah itu seratus lima puluh ribu ya tapi mungkin untuk karena memang yang sudah kerjasama dengan HRD perusahaan, harapan kami, bisa kasih harga harga spesial di seratus ribu rupiah Insya Allah secepatnya," kata Guntur.

Selain ramah tamah, acara ramah tamah yang menggandeng komunitas Forum Komunikasi HRD Bekasi ini juga bagi-bagi hadiah. Puluhan hadiah disiapkan dengan doorprize adalah sepeda MTB dan sepeda lipat. (df)