Ketum IKAPEKSI Temui Haryadi Sukamdani, Bahas Masa Depan Kenshusei dan Jejaring Pengusaha Nasional
Hallo Pabrikers, Ketua Umum Ikatan Pengusaha Kenshusei Indonesia (IKAPEKSI), Pranyoto Widodo, melakukan kunjungan kehormatan ke tokoh pengusaha nasional sekaligus Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Haryadi Sukamdani, pada Selasa kemarin. Pertemuan hangat ini berlangsung selama 1,5 jam di Annex Building, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta.
Jakarta –Â
Hallo Pabrikers, Ketua Umum Ikatan Pengusaha Kenshusei Indonesia (IKAPEKSI), Pranyoto Widodo, melakukan kunjungan kehormatan ke tokoh pengusaha nasional sekaligus Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Haryadi Sukamdani, pada Selasa kemarin (23/5). Pertemuan hangat ini berlangsung selama 1,5 jam di Annex Building, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta.
Turut hadir dalam pertemuan ini jajaran pengurus IKAPEKSI, yakni Marfyanti dan Indah Insiati, yang bersama-sama mendiskusikan kiprah alumni magang Jepang (kenshusei) serta peluang pengembangan usaha yang bisa digarap bersama.

Dalam diskusi, Ketum IKAPEKSI Pranyoto Widodo menyoroti fakta menarik terkait tren migrasi ke Jepang.
“Indonesia saat ini berada di urutan ketiga terbanyak tenaga kerja magang di Jepang, setelah China dan Vietnam. Ini peluang besar yang harus dikelola dengan serius,” ungkap Pranyoto. Ia juga menyinggung sektor usaha favorit yang banyak dijalani para eks-kenshusei di Jepang, seperti manufaktur ringan, logistik, restoran, hingga perawatan lansia.
Sementara itu Haryadi juga menyampaikan pandangannya soal tantangan dunia usaha saat ini.
“Kebijakan pemerintah kadang terasa aneh. Misalnya soal penghapusan outsourcing – ini justru akan mempersulit pelaku industri.” katanya. Ia menambahkan, “Kabinet saat ini juga terasa kurang kompeten dan tidak mewarisi kesinambungan dari periode sebelumnya. Dunia usaha butuh stabilitas dan dukungan nyata, bukan kebijakan populis” kata mantan ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) ini .
Meski begitu, Haryadi menyatakan komitmennya untuk mendukung program-program IKAPEKSI. “Saya siap hadir dalam sarasehan, diskusi, atau agenda lainnya. Saya senang kalau bisa bantu menghubungkan dengan ekosistem pengusaha yang lebih luas,” tegasnya.
Bahkan, Haryadi membuka peluang kolaborasi melalui Politeknik Sahid miliknya. Pranyoto Widodo, menyambut baik respons tersebut. “Pertemuan ini penting untuk membangun jaringan dengan tokoh-tokoh strategis nasional. Dukungan Pak Haryadi akan menjadi energi besar bagi semangat kami membesarkan organisasi,” ujarnya.
Acara ditutup dengan foto bersama, penuh semangat kolaborasi antara pelaku usaha dan penggerak alumni kenshusei Indonesia demi masa depan yang lebih kuat. (*)