Loker : HRGA Staff đź“Ť Placement: Lamongan   Perempuan, dengan pengalaman minimal 1 tahun di bidang HRGA Pendidikan minimal D3/S1 Memahami dan mampu menerapkan kebijakan serta prosedur HRGA Memiliki pengetahuan yang baik tentang peraturan ketenagakerjaan

đź“© Send your updated CV to:
murih.hermawan@japfa.com

Ini Rekomendasi Teknologi yang Dapat Optimalkan Pabrik Smart Manufacturing & Industry 4.0

Istilah “Smart Manufacturing” sendiri mengacu pada proses manufaktur yang melibatkan penggunaan teknologi informasi cerdas untuk mengambil setiap aspek proses dan mengubahnya menjadi sesuatu yang lebih efektif dan efisien.

Mar 12 2023, 00:35

Cikarang,-

Hallo Pabrikers, Smart Manufacturing dan Industry 4.0 adalah masa kini dan masa depan dunia kita. Istilah “Smart Manufacturing” sendiri mengacu pada proses manufaktur yang melibatkan penggunaan teknologi informasi cerdas untuk mengambil setiap aspek proses dan mengubahnya menjadi sesuatu yang lebih efektif dan efisien.

Itu mengubah pabrik tradisional menjadi pabrik pintar di mana peralatan dan mesin diotomatisasi sendiri dan dioptimalkan sendiri untuk meningkatkan proses dari perencanaan hingga pelaksanaan. Kekuatan pendorong di balik implementasi manufaktur pintar tidak lain adalah teknologi.

Di lansir dari laman Suryacipta.com inilah teknologi yang digunakan dalam sistem Smart Manufacturing:


3D Printing

3D Printing adalah bagian penting dari Smart Manufacturing. Mesin ini menggunakan desain digital untuk membuat bagian produksi dari awal. Pencetakan 3D sebagian besar digunakan untuk pembuatan batch kecil, pesanan khusus, dan prototipe. Mesin memberi pabrikan lebih banyak fleksibilitas dalam memproduksi produk dengan cara yang hemat biaya dan efisien waktu.


Artificial Intelligence

Artificial Intelligence (AI) telah menjadi bagian tak terpisahkan dari Smart Manufacturing. AI dapat digunakan untuk beberapa tugas, termasuk kontrol kualitas, pemeliharaan prediktif, dan penanganan material. Sistem AI bekerja dengan menggabungkan data dari sensor, mesin, dan manusia, lalu menerapkannya ke algoritme mereka untuk mengeksekusi keputusan tertentu.


Augmented Reality

Augmented reality dalam Smart Manufacturing biasanya digunakan dengan melapisi informasi digital dari sesuatu yang sedang dilihat melalui kamera smartphone. Ini digunakan baik di pusat pelatihan maupun di tempat kerja. Penggunaan AR membantu mengurangi cedera, meningkatkan keselamatan di tempat kerja, dan meningkatkan efektivitas kerja.


Cloud Computing

Teknologi Cloud Computing telah digunakan di banyak industri, bukan hanya pada Smart Manufacturing. Teknologi ini memungkinkan seluruh aspek server, penyimpanan, basis data, jaringan, perangkat lunak, dan analitik dikirim melalui internet untuk mencapai hasil yang lebih cepat, mengurangi biaya, dan menghilangkan kebutuhan akan perangkat keras di tempat. Cloud Computing memungkinkan pabrikan untuk terhubung secara global untuk melacak status produk dengan mulus.


COBOT

Cobot, atau robot kolaboratif, dirancang untuk bekerja sama dengan manusia di area perakitan dan pengemasan. Cobot lebih ramah pengguna, lebih mudah dioperasikan, lebih fleksibel untuk bergerak di sekitar pabrik, dan memiliki kemampuan untuk melakukan tugas baru.

Dengan memasukkan cobot di area kerja yang kotor, berbahaya ataupun membosankan, karyawan akan dapat lebih fokus pada aspek lain dari pekerjaannya, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan karyawan.


Intelligent Sensor

Intelligent Sensor atau Sensor cerdas digunakan secara luas di industri manufaktur. Sensor yang sangat canggih memungkinkan alat berat untuk bekerja secara maksimal, mendeteksi perubahan terkecil sehingga dapat segera ditangani, dan melaporkan segala jenis malfungsi secara waktu nyata, sehingga meningkatkan produktivitas dan efisiensi alat berat.


Automation System

Sistem otomasi dan AI dalam Smart Manufacturing bekerja bersama untuk meningkatkan level otomasi dari sebelumnya. Perangkat lunak berbasis AI dan otomasi akan membawa pengaruh pada proses manufaktur mulai dari proses perencanaan, penjadwalan, dan pemeliharaan prediktif. Sistem otomasi sangat membantu untuk membuat tingkat produksi berjalan lebih cepat sekaligus mengurangi risiko cedera karyawan karena semuanya dilakukan secara otomatis dengan sedikit atau tanpa intervensi dari karyawan.


Wireless Technology

Smart Manufacturing sangat bergantung pada transfer data secara real-time. Untuk terus-menerus mentransfer data dalam jumlah besar, koneksi berkecepatan tinggi sangat penting. Teknologi 5G secara bertahap menggantikan teknologi 4G. 5G kira-kira sepuluh kali lebih cepat dari 4G, dan dapat memberikan kecepatan lebih cepat untuk pengalaman pengguna yang lebih baik serta layanan baru.


Smart Manufacturing diperlukan untuk industri manufaktur yang ingin tumbuh lebih besar dan lebih baik untuk bertahan hidup di dunia yang sangat kompetitif. Penggunaan teknologi yang tepat dalam manufaktur cerdas akan meningkatkan efisiensi penggunaan data besar, meningkatkan kualitas produk, memitigasi tantangan tenaga kerja, dan pada akhirnya menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih baik. (*)

Berita Terkait

No Posts Found