Dinas Pariwisata Rangkul Pelajar Untuk Memperkenalkan Aspek Wisata dan Industri Kabupaten Bekasi
Hallo Pabrikers, Kab. Bekasi menjadi salah satu kota industri terbesar di Indonesia bahkan di Asia, memiliki sekitar 11 kawasan industri dan ribuan pabrik yang berdiri menjadikannya salah satu potensi wisata bagi para pelancong yang berkunjung ke kota industri ini.
Cikarang,-
Hallo Pabrikers, Kab. Bekasi menjadi salah satu kota industri terbesar di Indonesia bahkan di Asia, memiliki sekitar 11 kawasan industri dan ribuan pabrik yang berdiri menjadikannya salah satu potensi wisata bagi para pelancong yang berkunjung ke kota industri ini.
Hal tersebut senada dengan apa yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Iyan Priatna, dalam podcast “Kulik Bekasi” bersama dengan Jurnalkawasan.com, Ia menuturkan bahwa kondisi objektif Kab. Bekasi dengan segudang perusahaan yang tersebar di kawasan industri merupakan poin plus dan jarang atau bahkan tidak dimiliki oleh kawasan lain.
“Dispar sendiri memiliki program wisata industri, berdasarkan sebaran wilayah dengan banyaknya pabrk menjadikan potensi sebagai salah satu objek wisata dan menjadi lokomotif ekonomi Kab. Bekasi,” tutur Iyan.
Ia pun menambahkan jika program ini pun sudah memiliki regulasi pada saat pelaksanaannya.
“Program ini telah memiliki regulasi yang ada di Perda (Peraturan Daerah) tentang Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah, dimana pad aperda tersebut salah satunya membahas wisata industri,” tambahnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kab. Bekasi juga menjelaskan kelebihan dari program wisata industri dan wisata seperti ini sudah dilakukan oleh beberapa negara.
“Jika wisata alah menawarkan alam, maka wisata industri ini menawarkan atraksi dimana mereka dapat melihat proses produksi dari sebuah barang. Kebetulan program ini dikhususkan untuk segmen pelajar, maka mereka juga dapat belajar mengenai etos kerja. Program wisata industri ini sendiri sudah dijalankan oleh beberapa negara diantaranya Singapura dan Jepang dengan nama factory tour,” jelasnya.
Sementara itu Herlina dari PT. Guhring Indonesia menyatakan bahwa mereka sudah siap dengan program wisata industri. Menurutnya dengan adanya wisata industri, perusahaan mampu membantu mengedukasi terutama para pelajar dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
“tentu seluruh perusahaan atau pelaku usaha harus open dengan program ini, karena melalui program ini kita dapat mengedukasi para wisatawan. Di perusahaan kami sendiri bila berbicara edukasi, hingga saat ini kami sudah melakukan kerjasama-kerjasama mulai dari SMA dan juga Universitas di Jabodetabek dan luar Jabodetabek,” kata Herlina.
Ia pun mengajak kepada seluruh pelaku usaha untuk dapat mendukung keberlangsungan wisata industri di Kab. Bekasi.
“Jadi untuk pelaku industri diluar sana, ayo bergabung dengan Dinas Pariwisata untuk membangun destinasi wisata industri di Kab. Bekasi,” imbuhnya. (RP)