Bangun Pabrik Baru di Karawang, HM Sampoerna Janjikan Pemberdayaan Petani Lokal
Hallo Pabrikers, ekspansi pembangunan fasilitas produksi untuk batang tembakau bagi IQOS dengan merek HEETS masih bergulir. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) menargetkan, fasilitas yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat tersebut mulai beroperasi pada kuartal keempat tahun 2022.
Karawang,-
Hallo Pabrikers, ekspansi pembangunan fasilitas produksi untuk batang tembakau bagi IQOS dengan merek HEETS masih bergulir. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) menargetkan, fasilitas yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat tersebut mulai beroperasi pada kuartal keempat tahun 2022.
Direktur HMSP, Elvira Lianita mengatakan, pabrik ini bakal memenuhi permintaan pasar di dalam negeri dan pasar ekspor di Kawasan Asia Pasifik.
“Saat ini, proses pembangunan dan persiapan tengah berlangsung, serta dijadwalkan untuk beroperasi sesuai rencana semula dan dilaporkan secara berkala kepada Pemerintah,” tutur Elvira (20/7).
Fasilitas produksi batang tembakau untuk IQOS di Karawang bakal fasilitas produksi Philip Morris International (PMI) yang pertama di Asia Tenggara dan yang ketujuh secara global untuk produk bebas asap.
Mengutip materi Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) HMSP tertanggal 9 Juni 2022, total nilai investasi proyek ini diproyeksikan sekitar US$ 166,1 juta. Kontan.co.id belum mendapat informasi berapa total kapasitas produksi yang direncanakan terpasang pada pabrik ini.
Jika dijembrengkan, komitmen-komitmen tersebut meliputi. Pertama, menciptakan dampak dan nilai ekonomi yang lebih besar selama tiga tahun ke depan dengan pembangunan fasilitas riset dan pengembangan. Kedua, penciptaan lapangan kerja baru bagi pekerja,
Ketiga, menjadikan Indonesia sebagai hub ekspor untuk kawasan Asia Pasifik. Keempat, menciptakan hub digital bagi IQOS di kawasan Asia Pasifik, kelima penyerapan tembakau dari petani lokal melalui program kemitraan berkelanjutan bersama lebih dari 22.000 petani, dan
Keenam, dukungan digitalisasi bagi UMKM, termasuk pengembangan kapabilitas bisnis bagi para peritel melalui Sampoerna Retail Community (SRC) dan pelatihan kewirausahaan melalui Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC). (*)
source: kontan