Apindo Kab Bekasi Eratkan Silaturahmi Dengan Pengawas Wilayah II Jabar
Hallo Pabrikers, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bekasi Gelar Kegiatan Silaturahmi dengan Pengawas Ketenagakerjaan Wilayah II Provinsi Jawa Barat di Nuanza Hotel & Convention, Cikarang pada Kamis (22/06/23).
Cikarang,-
Hallo Pabrikers, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bekasi Gelar Kegiatan Silaturahmi dengan Pengawas Ketenagakerjaan Wilayah II Provinsi Jawa Barat di Nuanza Hotel & Convention, Cikarang pada Kamis (22/06/23).
Kepala Bidang Pelatihan dan Produktifitas UPTD Pengawas Ketenagakerjaan Wilayah II, Rudi Rudibillah menyebutkan bahwa cukup banyak perusahaan dan pekerja yang harus dilayani oleh UPTD Pengawas Ketenagakerjaan Wilayah II.
“Memang populasi di wilayah II Jawa Barat, kira kira terdapat 36 ribu perusahaan dengan jumlah pekerja sebanyak 1,2 juta orang yang mesti kita layani,” ujarnya.
Dengan banyaknya perusahaan yang tersebar di daerah Jawa Barat, Ia merasa perlu adanya kerjasama untuk menggapai semua perusahaan agar menciptakan hubungan industrial yang lebih baik lagi, khususnya di Kabupaten Bekasi.
“Saya rasa masih ada banyak perusahaan yang belum saya kunjungi, maka dari itu perlu adanya kerjasama-kerjasama dalam rangka simbiosis mutualisme dengan tujuan meningkatkan peforma hubungan ketenagakerjaan di Wilayah II, khususnya di Kabupaten Bekasi ke depan bisa lebih maksimal lagi,” terangnya.
Ia pun mengapresiasi kegiatan yang digelar Apindo, dimana kegiatan ini dapat memperkuat hubungan antara pemerintah dan juga perusahaan.
“Kegiatan ini merupakan sebuah contoh sinergitas antara pemerintah, swasta dan perusahaan. Dalam artian ini sinergitas ABCGM (Academician, Business, Community, Government, and Media),” ucap Rudi.
Ia pun berharap bahwa rencana kerjasama mereka dengan Apindo dapat berjalan dengan baik dengan tujuan memberikan kenyamanan bagi seluruh pelaku industri di Kabupaten Bekasi.
“Kedepan, dengan adanya rencana kerjasama antara Apindo Kabupaten Bekasi dan UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah II dapat lebih meningkatkan kenyamanan dan kemanan pekerja dan perusahaan agar dapat menarik investor lebih banyak lagi,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Apindo Kabupaten Bekasi Sutomo menyebutkan bahwa kegiatan ini digagas untuk mengakrabkan Apindo dengan Dinsaker Wilayah II Provinsi Jawa Barat Tersebut
“Melalui kegiatan ini, kita bisa semakin kenal dan juga semakin dekat tentu banyak hal yang bisa kita rasakan dan akan banyak kerjasama yang bisa dilakukan,” terang Sutomo.
Sutomo pun menjelaskan bahwa Apindo tentu memerlukan bimbingan dari pihak pemerintah dalam menjalankan regulasi-regulasi yang telah ada.
“Karena semakin hari tentunya kita juga sangat perlu sebuah bimbingan dan arahan dari UPTD Pengawas Ketenagakerjaan Wilayah II Jawa Barat mengenai Ketenagakerjaan agar kami dapat melakukannya dengan layak dan juga baik,” jelasnya.
Ia pun menuturkan bahwa Apindo selalu berupaya menciptakan hubungan industrial yang memiliki tujuan untuk mensejahterakan para pelaku industri, khususnya di Kabupaten Bekasi.
“Banyak hal yang sudah kami lakukan di Kabupaten Bekasi ini, upaya-upaya untuk menciptakan untuk bisa menjalin hubungan industrial yang harmonis, dinamis dan berkeadilan serta berkelanjutan,”tuturnya.
Beberapa upaya telah dilakukan melalui sosialisasim penerapan, pelatihan dan kedepannya Apindo Kabupaten Bekasi berencana menggelar perlombaan bertemakan hubungan industrial.
“Adapun upaya yang kami lakukan dengan melakukan diantaranya penerapan serta sosialisasi Hubungan Industrial Pancasila, pelatihan K3, lalu kedepannya nanti akan ada program dimana kita mengadakan perlombaan mengenai hubungan industrial,” terang Ketua Apindo Kabupaten tersebut.

Harapannya dengan semakin dekatnya hubungan Apindo Kabupaten Bekasi dan Disnaker Wilayah II Jawa Barat dapat menjadi sebuah awal terjalinnya hubungan pemerintah dan swasta yang lebih optimal lagi.
“Semoga kegiatan ini merupakan titik awal, dimana Apindo akan berdampingan dengan Disnaker Wilayah II sehingga rekan-rekan perusahaan dapat lebih terbuka dan tidak sungkan untuk membuka komunikasi dengan Disnaker Wilayah II,” pungkasnya. (rf)